LEIN LAU WUKA GAPA, WERAN RAE SEMU LIMA: MENAKSIR MITOS DAN PESAN DIDAKTIS UNTUK KAWULA MUDA

Authors

  • Yosef Masan Toron & Silvester Manca Stipas St. Sirilus Ruteng

DOI:

https://doi.org/10.60130/ja.v12i02.139

Keywords:

mythe, oral tradition, didactic message, Lamaholot

Abstract

Mitos is always understood as a story, inherited from the old generation. Claude Levi Strauss, underlined that mitos is not only a story telling about the experience in the past among the deities but contained also different precious values for the new generation. This article is written based on the research done among the people in Tanalein, a village found in Solor Island, East Flores. There are different clans and tribes living together in this area. Each tribes have different mitos formulated in different oral tradition. Based on the problems among the young people in this area, I have been trying to study the old mitos of Suku Lein. One of the old tribe came to this area, analysing and trying to find the didactic values for the formation of the young people. Education as a way of preparing the young generation for the future must be based on the values
of local culture.

Mitos selalu dipahami sebagai sebuah kisah atau cerita yang diwariskan dari generasi terdahulu. Mitos tidak sekadar sebuah kisah yang menceritakan pengalaman masa lampau di kalangan para dewa-dewi tetapi sekaligus berisikan berbagai nilai yang berharga untuk generasi masa kini. Artikel ini ditulis berpijak pada penelitian lapangan yang dilaksanakan di Desa Tanalein, sebuah desa yang ada di Pulau Solor, Larantuka, Kabupaten Flores Timur. Dalam desa ini terdapat banyak suku yang hidup bersama. Setiap suku memiliki mitos yang berbeda, yang diungkapkan dalam
berbagai bentuk tradisi lisan. Merujuk pada permasalahan yang sedang dihadapi generasi milenial di kawasan ini, penulis berusaha untuk mempelajari mitos suku Lein, salah satu suku penghuni pertama dari kawasan ini. Penulis berusaha membuat analisa dan menumukan pesan didaktis demi pembentukan generasi milenial.
Pendidikan sebagai salah satu jalan mempersiapkan generasi milenial pada masa yang akan datang hendaknya berpijak pada nilai-nilai kebudayaan lokal.

 

Downloads

Published

2024-03-14

How to Cite

& Silvester Manca, Y. M. T. (2024). LEIN LAU WUKA GAPA, WERAN RAE SEMU LIMA: MENAKSIR MITOS DAN PESAN DIDAKTIS UNTUK KAWULA MUDA . Jurnal Alternatif Wacana Ilmiah Interkultural, 12(02). https://doi.org/10.60130/ja.v12i02.139